HOME

Senin, 03 Oktober 2011

Daftar Istilah Kesehatan

ABSES (Abscess)

Rongga yang terjadi karena kerusakan jaringan, berisi nanah.

ADC (AIDS Dementia Complex.)

Lihat Kompleks Demensia AIDS.

ADJUVAN (Adjuvant)

Pengobatan tambahan untuk membantu khasiat obat pokok.

ADRENAL

Anak ginjal, kelenjar endoktrin di atas ginjal yang menghasilkan hormon adrenalin.

AFTE (Aptous Ulcer)

Tukak pada selaput mukosa dalam mulut.

AIDS (ACQUIRED IMMUNE DEFICIENCY SYNDROME)

Sekumpulan gejala penyakit yang menyerang tubuh manusia setelah sistem kekebalannya dirusak oleh virus yang disebut HIV.

AKUT (Acute)

Perkembangan penyakit yang cepat, parah, dan mengancam jiwa. Lawan dari kronis. Infeksi HIV akut adalah penyakit yang dialami setelah terinfeksi waktu antibodi baru mulai dibentuk.

ALBUMEN

Protein dalam darah yang mengatur keseimbanganan air dalam sel, mengangkut gizi pada sel, serta mengeluarkan produk buangan.

ALT

Enzim hati, yang juga dikenal sebagai ALT. Tingkat enzim ini, yang diukur pada tes fungsi hati, menunjukkan tingkat kerusakan pada hati.

AMANDEL (Tonsils)

Dua kelenjar berbentuk bulat ditempatkan di bagian belakang mulut/pangkal tenggorokan.

AMILASE (Amylase)

Enzim dibuat oleh pankreas yang mengubah zat tepung menjadi gula.

ANAL

Berkaitan dengan anus/dubur.

ANALGESIK

Obat mengatasi nyeri.

ANALOG NUKLEOSIDA (Nucleoside Analogue)

Suatu golongan obat antiretroviral yang dipakai dalam kombinasi dengan antiretroviral lain. Senyawa sintetis yang menyerupai salah satu komponen RNA; Contohnya AZT.

ANALOG NUKLEOTIDA (Nucleotide Analogue)

Obat antretroviral yang bekerja dengan cara serupa dengan analog nukleosida. Contohnya tenofovir.

ANEMIA (Anaemia)

Jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari biasanya.

ANERGI (Anergy)

Berkurang atau hilangnya reaksi tubuh terhadap tes kulit TB atau terhadap infeksi lain, yang disebabkan oleh melemahnya sistem kekebalan tubuh.

ANTIBIOTIK (Antibiotic)

Obat mematikan bakteri.

ANTIBODI (Antibody)

Zat yang dibentuk dalam darah untuk memusnahkan bakteri, virus atau kuman lain.

ANTIGEN

Zat asing, semacam bagian dari protein yang dihasilkan oleh bakteri atau virus.

ANTIOKSIDAN (Antioxidant)

Zat yang mencegah terjadinya kerusakan sel akibat radikal bebas. Molekul di dalam tubuh yang teroksidasi bisa mengakibatkan kerusakan sel. Contoh antioksidan adalah vitamin A, C dan E.

ANTIRETROVIRAL (ARV)

Obat yang digunakan untuk mengobati retrovirus seperti HIV, untuk menghambat perkembangbiakannya.

ANTIVIRAL

Obat yang digunakan untuk mengobati virus seperti CMV, untuk menghambat perkembangbiakannya.

APOPTOSIS

Kematian sel yang direncanakan, sebagai bagian normal kehidupan.

ART (Antiretroviral Therapy)

Terapi anti-HIV yang sangat aktif dengan kombinasi obat. Biasa ART dianggap termasuk paling sedikit tiga macam obat. Dahulu dikenal sebagai HAART.

ARTRALGIA (Arthralgia)

Rasa sakit pada sendi.

ARTRITIS (Arthritis)

Radang pada sendi.

ARV

Lihat Antiretroviral.

ASAM FOLAT (Folic Acid)

Vitamin B kompleks yang dikristalkan, terutama digunakan dalam pengobatan anemia karena kekurangan gizi. Zat ini terdapat pada sayuran hijau, buah-buahan segar, daging hati dan ragi. Zat ini sering juga disebut folacin, folate atau vitamin B9.

ASAM LAKTIK (Lactic Acid)

Produk buangan pembuatan tenaga dalam sel.

ASAM URAT (Uric Acid)

Zat yang ditemukan di dalam darah dan air seni yang merupakan hasil dari pencernaan protein.

ASIDOSIS LAKTIK (Lactic Acidosis)

Tingkat asam laktik yang sangat tinggi dalam darah.

ASIMTOMATIK (Asymptomatic)

Keadaan tanpa gejala. Berkaitan dengan HIV, istilah ini biasanya dipakai untuk menggambarkan orang yang hasil tes HIV-nya positif, tetapi tidak menunjukkan gejala klinis. Orang yang HIV-positif masih dapat menyebarkan penyakit itu bahkan saat mereka mengalami fase asimtomatik.

ASITES (Ascites)

Penumpukan cairan pada rongga perut, sering petanda bahwa hati sangat rusak.

ASPERGILOSIS (Aspergillosis)

Infeksi paru disebabkan oleh jamur Aspergillus.

ASPIRASI (Aspiration)

Pengambilan cairan isi rongga (mis. kelenjar) untuk diperiksa atau untuk mengurangi isi/tekanan dalam rongga.

AST

Enzim hati, yang juga dikenal sebagai SGOT. Tingkat enzim ini, yang diukur pada tes fungsi hati, menunjukkan tingkat kerusakan pada hati.

AUTOANTIBODI (Autoantibody)

Antibodi yang dibuat secara tidak normal, yang melawan dengan jaringan tubuh sendiri.

BAKTEREMIA (Bacteremia)

Adanya bakteri dalam darah.

BAKTERI (Bacteria)

Organisme yang terdiri dari satu sel tunggal, yang hanya dapat dilihat dengan mikroskop.

BASIL (Bacillus)

Bakteri berbentuk batang. Kuman TB berbentuk basil.

BASOFIL (Basophil)

Macam sel darah putih.

BATAS ATAS NILAI NORMAL (BANN) (Upper Limit of Normal/ULN)

Setiap laboratorium menentukan nilai normal untuk semua jenis tes yang ada ukuran. Umumnya ada kisaran antara nilai bawah dan nilai atas. Ukuran yang melebihi nilai atas dianggap abnormal, dan dampak berlebihan tersebut dapat ditunjukkan dengan menghitung berapa kali lipat ukuran abnormal tersebut adalah di atas nilai normal. Mis. bila nilai normal untuk ALT adalah paling 30, ALT yang diukur sebagai 60 disebut sebagai dua kali di atas batas atas nilai normal atau 2x BANN. Serupanya, ALT 150 adalah 5x BANN.

BDNA

Teknik mengukur viral load di dalam darah. Lihat juga PCR.

BEDAH SESAR (Caesarian Section)

Tindakan untuk melahirkan bayi yang meliputi mengiris dinding perut dan rahim untuk mengeluarkan bayi.

BIAKAN (Culture)

Penumbuhan atau hasil penumbuhan jamur atau jasad renik lain pada media buatan.

BID, BD

Dua kali sehari.

BILIRUBIN

Bahan dalam empedu berwarna oranye-kuning, hasil penguraian hemoglobin dalam sel darah merah.

BIOAVAILABILITAS (Bioavailability)

Tingkat penyerapan obat dalam darah.

BIOPSI (Biopsy)

Pengambilan dan pemeriksaan jaringan dari pasien hidup untuk menentukan diagnosis (misalnya untuk menentukan apakah ada sel abnormal seperti sel kanker).

BLIP

Peningkatan sementara pada viral load, yang untuk waktu yang singkat menjadi terdeteksi.

BMI (Body Mass Index)

Hitungan tinggi badan x berat badan, yang dipakai untuk menunjukkan apakah seseorang terlalu berat atau kurang berat.

BOOST

Lihat BRONKOSKOPI (Bronchoscopy)

Pemeriksaan cabang tenggorok dengan alat khusus.

BTA POSITIF (Smear Positive)

Tes BTA (Batang Tahan Asam) yang dilakukan pada dahak orang yang dicurigai mempunyai TB aktif. Hasil positif menunjukkan adanya basil TB dan dapat menular pada orang lain.

CAIRAN OTAK (CSF) (Cerebrospinal Fluid)

Cairan tanpa warna yang mengisi ruang di otak dan urat saraf tulang belakang serta juga ruang antara sel saraf.

CBC

Complete Blood Count, lihat Hitung Darah Lengkap.

CCR5

Koreseptor yang ada di permukaan sel CD4, yang dibutuhkan oleh HIV untuk mengikat pada sel.

CCR5 INHIBITOR

Suatu golongan obat antiretroviral yang dipakai dalam kombinasi dengan antiretroviral lain. Menghalangi pengikatan HIV pada sel CD4 dengan menghambat pekerjaan koreseptor CCR5. Contohnya maraviroc.

CD4

Lihat Sel CD4.

CMV (Cytomegalovirus)

Lihat sitomegalo.

CRYPTOSPORIDIUM

Lihat Kriptosporidiosis.

CT SCAN

Pengamatan medis oleh alat yang membuat gambar perpotongan tubuh pada komputer.

CVD (Cardiovascular Disease)

Penyakit kardiovaskular.

DAPAR (Buffer)

Bahan yang mengendalikan tingkat hidrogen dalam larutan. Bahan tambahan pada obat untuk mengurangi efek asam dalam perut.

DEHIDRASI (Dehydration)

Kehilangan cairan tubuh.

DEKOMPENSASI (Decompensated)

Kegagalan fungsi suatu organ tubuh. Terkait kegagalan hati, lihat Sirosis.

DEMENSIA (Dementia)

Kerusakan intelektual kronis (seperti kehilangan kemampuan mental) yang disebabkan oleh rusaknya (organ) otak yang mempengaruhi kemampuan seseorang dalam kehidupan sosialnya atau dalam merancang tindakannya.

DERMATITIS

Radang kulit.

DERMATITIS SEBOROIK (Seborrheic Dermatitis)

Masalah kulit yang umum pada Odha. Dicirikan oleh sisik yang lepas, berminyak atau kering, berwarna putih sampai kuning-kuningan, dengan atau tanpa kulit yang merah.

DESENSITISASI (Desensitization)

Pengurangan atau penghilangan kepekaan atau reaksi alergi terhadap antigen atau obat tertentu.

DIABETES

Kelainan yang ditandai dengan tingkat gula dalam darah atau kemih terlalu tinggi, akibat masalah pembuatan insulin.

DIAGNOSIS

Penentuan akibat penyakit yang dialami.

DIARE (Diarrhea)

Buang air besar yang tidak normal lebih dari tiga kali sehari, dengan kotoran tinja berbentuk lembek atau cairan.

DISEMINATA (Disseminated)

Infeksi yang disebar luas di seluruh tubuh.

DISKORDAN (Discordant)

Pasangan orang dengan satu HIV-positif dan yang lain HIV-negatif.

DISLIPIDEMIA (Dyslipidemia)

Tingkat lipid dalam darah yang tinggi.

DISPLASIA

Perkembangan jaringan tubuh yang tidak normal. Sejenis kanker.

DISPNEA (Dyspnea)

Sesak napas.

DNA

DNA (Deoxyribonucleic Acid) adalah rantai molekul yang terdapat pada gen (plasma pembawa sifat keturunan) dalam inti sel, yang membawa informasi genetik sehingga memungkinkan sel menggandakan diri.

DOSIS (Dose)

Aturan pakai obat untuk sekali pakai dalam jangka waktu tertentu. Lihat juga Takaran.

DOT (Directly Observed Therapy)

Pengawasan langsung meminum obat untuk jangka waktu tertentu. Pengawasan dilakukan oleh Pengawas Menelan Obat (PMO).

EDEMA

Pembengkakan yang disebabkan oleh penumpukan cairan pada jaringan tubuh.

EFEK SAMPING (Side Effect)

Daya kerja atau efek obat (atau vaksin) yang tidak diharapkan. Istilah ini biasanya berhubungan dengan dampak buruk seperti sakit kepala, ruam, atau kerusakan hati.

ELEKTROLIT (Electrolyte)

Zat mineral yang sangat penting untuk fungsi tubuh normal. Elektrolit sering hilang waktu muntah-muntah atau diare.

ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay)

Tes laboratorium yang sangat peka untuk menentukan ada/tiadanya antibodi terhadap HIV dalam darah atau cairan tubuh lain.

EMBOLI (Embolism)

Penyumbatan pembuluh darah oleh benda asing (mis. bekuan darah, udara).

-EMIA

Akhiran berarti tingkat dalam darah. Mis. lihat Viremia.

EMPEDU (Bile)

Cairan yang dihasilkan hati untuk mencerna lemak.

ENDEMIK (Endemic)

Menggambarkan infeksi yang dikaitkan secara terus-menerus dengan daerah tertentu.

ENSEFALITIS (Encephalitis)

Radang otak diakibatkan oleh beberapa infeksi oportunistik.

ENSEFALOPATI (Encephalopathy)

Luka di dalam otak, kemerosotan fungsi otak secara umum.

ENTERIK (Enteric)

Berkaitan dengan saluran cerna.

ENZIM (Enzyme)

Sebuah protein yang mempercepat reaksi kimia tertentu tanpa mengubah dirinya sendiri.

EOSINOFIL (Eosinophil)

Macam sel darah putih.

EPIDEMI (Epidemic)

Menyebarnya penyakit pada banyak orang.

EPIDEMIOLOGI (Epidemiology)

Ilmu yang mempelajari epidemi.

EPITEL (Epithelium)

Lapisan (termasuk kulit) yang melindungi organ tubuh luar dan dalam, termasuk pembuluh darah.

EPSTEIN BARR VIRUS (EBV)

Virus mirip herpes yang menginfeksi hidung dan tenggorokan, dan mudah menular melalui kontak langsung. Infeksi EBV sering terjadi pada anak. EBV menetap di dalam kelenjar getah bening dan bisa menyebabkan limfoma.

ERITEMA (Erythema)

Kemerahan atau ruam kulit.

ERITROPOIETIN (EPO) (Erythropoietin)

Versi sintetis sebuah hormon alami. Untuk mengobati anemia yang disebabkan oleh efek samping.

ERITROSIT (Erythrocyte)

Sel darah merah.

ETIOLOGI (Etiology)

Ilmu tentang penyebab penyakit.

ETR (End-of-Treatment Response)

Mencapai viral load HCV yang tidak terdeteksi pada akhir terapi HCV. Lihat juga SVR.

EVR (Early Virological Response)

Penurunan 2 log dalam viral load HCV setelah 12 minggu terapi HCV.

FARMAKOKINETIK (Pharmacokinetik)

Ilmu yang mempelajari bagaimana obat diserap dan disebarkan di seluruh tubuh.

FARMAKOLOGI (Pharmacology)

Ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang obat, terutama dampaknya pada tubuh.

FDC (Fixed Dose Combination)

Kapsul atau tablet yang mengandung dua obat atau lebih dengan demikian mengurangi jumlah pil yang harus dipakai.

FENOTIPE (Phenotype)
Cara melaksanakan tes resistansi, dengan tes rentannya virus pada obat dalam tabung reaksi.

FI

Lihat Fusion Inhibitor.

FIBROSIS

Kerusakan hati ditandai oleh jaringan hati berserat. Lihat Sirosis.

FORMULASI (Formulation)

Bentuk fisik obat, mis. tablet, kapsul, sirop, krim, suntikan.

FOSFATASE ALKALI (Alkaline Phosphatase)
Enzim yang ada dalam sel tertentu dalam hati, tulang, ginjal, usus dan plasenta. Waktu sel dihancurkan di jaringan ini, enzim tersebut dibocorkan ke aliran darah, dan tingkatnya diukur untuk menunjukkan keparahan masalah.

FOSFORILASI (Phosphorylation)

Proses perubahan obat golongan analog nukleosida dalam tubuh menjadi bentuk yang dapat melawan HIV.

FULMINAN (Fulminant)

Perkembangan penyakit hati secara tiba-tiba dan cepat yang terkait dengan kegagalan hati.

FUSION INHIBITOR

Golongan obat yang menghambat pengikatan HIV pada sel CD4. Lihat juga CCR5 Inhibitor.

GEJALA (Symptom)

Keadaan atau keluhan yang menyertai infeksi atau penyakit.

GENERALISATA (Generalized)

Penyebaran sangat luas.

GENERIK (Generic)

Obat yang mempunyai kandungan aktif yang sama dengan obat merek dalam hal takaran, keamanan, kekuatan, bagaimana dipakai, mutu, kinerja dan penggunaan.

GENOTIPE (Genotype)

Ciri-ciri fisik yang tidak tampak dari luar, khususnya yang bersangkutan dengan susunan genetika, sebagai akibat evolusi biologi pada organisme. Cara melaksanakan tes resistansi, dengan melihat kode genetik virus untuk menentukan apakah ada mutasi yang diketahui menimbulkan resistansi.

GLIKOPROTEIN (Glycoprotein)

Senyawa yang terdiri dari protein dan karbohidrat.

GLOBULIN

Macam protein yang tidak larut dalam air.

GLOBULIN GAMMA (Gamma Globulin)

Bagian darah yang mengandung antibodi.

GLUKOSA (Glucose)

Bentuk gula yang ditemukan dalam darah, dikelola oleh tubuh dari zat tepung/karbohidrat dalam makanan.

GLUTATION (Glutathione)

Bahan kimia alami dipakai oleh tubuh untuk melawan tekanan oksidatif.

GOLONGAN (Class)

Obat antiretroviral dibagi dalam beberapa golongan, berdasarkan cara kerjanya. Lihat juga Analog Nukleosida, Non-Nucleoside Reverse Transcriptase Inhibitor, Protease Inhibitor, Fusion Inhibitor, Integrase Inhibitor.

GP120

Glikoprotein 120. Salah satu protein yang menonjol dari permukaan HIV dan mengikat pada reseptor CD4 di sel CD4.

GP160

Glikoprotein 160. Pendahuluan protein permukaan HIV gp41 dan gp120. gp160 dipotong oleh protease HIV untuk membentuk gp120 dan gp41.

GP41

Glikoprotein 41. Salah satu protein yang menonjol dari permukaan HIV dan menyatukan HIV dengan sel CD4.

GRADE

Terkait dengan biopsi hati, tingkat radang yang ditemukan pada hati. Ada beberapa skala yang dipakai. Di Indonesia biasanya diukur dengan skala Metavir: 0 = tidak ada; 4 = radang berat.

GRANULOSIT (Granulocyte)

Jenis sel darah putih yang terutama penting untuk melawan infeksi bakteri.

GRANULOSITOPENIA (Granulocytopenia)

Kekurangan granulosit dalam darah.

HAART (Highly Active Antiretroviral Therapy)

Lihat ART.

HBV

Virus hepatitis B.

HCC (Hepatocelllular Carcinoma)

Sejenis kanker hati primer yang terlihat pada beberapa orang dengan kerusakan berat dan jangka panjang pada hati, akibat penyakit virus hepatitis B atau C kronis.

HCV

Virus hepatitis C.

HEMATOLOGI (Hematology)

Ilmu yang mempelajari hal darah.

HEMATOKRIT (Hematocrit)

Mengukur persentase volume darah yang diambil oleh sel darah merah.

HEMOGLOBIN (HB)

Protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke sel di seluruh tubuh.

HEPATITIS

Radang hati akibat virus atau alasan lain.

HEPATO-

Terkait hati.

HEPATOSIT (Hepatocyte)

Sel utama pada hati yang berperan dalam banyak lintasan metabolisme, dengan bobot sekitar 80% dari massa hati,

HEPATOTOKSISITAS (Hepatotoxicity)

Keracunan pada hati sebagai efek samping obat atau bahan lain.

HEPATOMEGALI (Hepatomegaly)

Pembesaran hati.

HERPES

Radang kulit akibat beberapa virus berbeda.

HERPES ZOSTER (Shingles)

Penyakit kulit akibat virus varisela zoster.

HERPES SIMPLEKS (Herpes simplex)

Infeksi virus yang menyebabkan luka pada kelamin atau sekitar mulut.

HIPER- (Hyper-)

Awalan yang berarti lebih tinggi daripada biasa.

HIPERGLISEMIA (Hyperglycemia)

Tiingkat glukosa dalam darah yang tinggi.

HIPERLAKTATEMIA (Hyperlactatemia)

Tingkat asam laktik yang tinggi dalam darah.

HIPERLIPIDEMIA (Hyperlipidemia)

Tingkat lipid yang tinggi dalam darah.

HIPERPEKA (Hypersensistivity)

Reaksi alergi.

HIPERTENSI PORTAL (Portal hypertension)

Peningkatan tekanan darah dalam pembuluh darah yang mengalihkan darah ke hati.

HIPO- (Hypo-)

Awalan yang berarti lebih rendah daripada biasa.

HIPOGLISEMIA (Hypoglycemia)

Tingkat gula yang rendah di dalam darah.

HIPOKSEMIA (Hypoxemia)

Tingkat oksigen dalam darah yang rendah.

HISTOLOGIS (Histological)

Berhubungan dengan jaringan tubuh. Terkait HCV, perbaikan histologis berarti perbaikan pada jaringan hati, dengan penurunan pada radang atau fibrosis dalam perbandingan dengan biopsi sebelumnya.

HISTOPLASMOSIS

Infeksi dengan gejala demam tidak teratur dan radang saluran napas.

HITUNG DARAH LENGKAP (Complete Blood Count, CBC)

Tes memeriksa beberapa jenis sel dalam darah.

HIV (Human Immunodeficiency Virus)

Virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia yang kemudian dapat menimbulkan AIDS.

HLA-B*5701 (Human Leukocyte Antigen-B*5701)

Mutasi pada sejenis protein yang terletak pada permukaan semua sel di tubuh. Mutasi ini dihubungkan dengan reaksi hiperpeka pada abacavir.

HORMON (Hormone)

Getah kelenjar yang merangsang atau menghambat kegiatan jaringan atau sel.

HPV (Human Papiloma Virus)

Puluhan jenis virus, yang sering menular melalui hubungan seks.

HTLV-1 (Human T-Cell Lymphotropic Virus Type 1)

Virus dalam keluarga yang sama dengan HIV. Pada kasus yang jarang, HTLV-1 dapat menyebabkan sejenis kanker darah yang jarang.

IDIOPATIK (Idiopathic)

Tidak diketahui penyebabnya.

IDU, INJECTING DRUG USER

Lihat penasun.

IKTERUS (Jaundice)

Penyakit kuning.

IMUNOGLOBULIN (Immunoglobulin)

Kata lain untuk antibodi.

IMUNOLOGIS (Immunological)

Berkaitan dengan kekebalan tubuh.

IMUNOMODULATOR (Immunomodulator)

Unsur yang dapat mengubah kemampuan sistem kekebalan.

INDIKASI

Alasan untuk dilakukan suatu tindakan medis, mis. pengobatan. Lihat juga Kontraindikasi.

LIMFADENOPATI PERSISTEN GENERALISATA (Persistent Generalized Limphadenopathy)

Pembengkakan (biasanya kecil) pada lebih dari dua pasang kelenjar getah bening secara simetris, yang tidak sakit, disebabkan oleh infeksi HIV.

INFEKSI AKUT, PRIMER (Acute or primary infection)

Infeksi yang terjadi pada minggu-minggu pertama setelah tertular. Kadang diserta oleh gejala mirip flu.

INFEKSI OPORTUNISTIK (Opportunistic Infection)

Penyakit yang muncul karena sistem kekebalan tubuh sudah rusak atau melemah.

INFORMED CONSENT

Pernyataan dari pasien/klien, berdasarkan informasi lengkap yang diberikan, mengenai kesediaannya untuk menjalani tindakan medis, misalnya tes HIV.

INFUS (Infusion)

Pemberian larutan (mis. glukosa, garam, atau obat), umumnya ke dalam pembuluh darah.

INI

Lihat Integrase Inhibitor.

INSOMNIA

Kelainan/kesulitan tudur.

INSULIN

Hormon yang mengatur metabolisme karbohidrat.

INTEGRASE

Enzim yang digunakan HIV untuk memadukan DNA-nya dalam DNA sel CD4, agar sel tersebut membuat unsur virus baru saat bereplikasi.

INTEGRASE INHIBITOR (INI) (Integrase Inhibitor)

Suatu golongan obat antiretroviral yang dipakai dalam kombinasi dengan antiretroviral lain. Menghalangi pekerjaan enzim integrase. Contohnya raltegravir.

INTENT TO TREAT (ITT)

Terkait uji coba klinis, analisis yang menganggap peserta yang mangkir/tidak menyelesaikan pengobatan sebagai gagal. Lihat juga On treatment.

INTERAKSI (Interaction)

Dampak yang dapat terjadi bila satu obat dipakai bersamaan dengan obat lain atau dengan makanan tertentu, atau dengan jamu/suplemen/narkoba.

INTERFERON

Sitokin yang diproduksi ketika tubuh merasakan infeksi virus, yang juga dibuat secara sintetis untuk dipakai sebagai obat. Ada tiga golongan utama interferon, yakni interferon alfa, beta dan gamma. Versi interferon rekayasa secara genetis disetujui untuk pengobatan hepatitis virus.

INTERFERON ALFA

Obat untuk KS dan HCV.

INTERLEUKIN

Jenis sitokin.

INTERVENSI (Intervention)

Pengobatan atau tindakan yang dilakukan untuk mencegah atau mengobati sebuah penyakit atau memperbaiki kesehatan dengan cara lain.

INTRAVENA (Intravenous, IV)

Penyuntikan atau infus langsung ke aliran darah melalui pembuluh darah agar obat cepat memberikan reaksi.

IN VITRO

Tes/uji coba dalam tabung percobaan.

IN VIVO

Tes/uji coba pada hewan atau manusia.

IRIS, IRS (Immune Reconstitution Inflammatory Syndrome, Immune Recovery Syndrome)

Lihat Sindrom Pemulihan Kekebalan.

JARINGAN (Tissue)

Satu kumpulan sel yang sejenis yang bertindak bersama-sama untuk mengerjakan fungsi tertentu. Ada empat jaringan dasar di dalam tubuh, yakni epitelium, sendi penyambung, otot dan saraf.

KANDIDA (Candida)

Jamur yang menyerupai ragi dapat menyebabkan infeksi pada manusia.

KANDIDIASIS (Candidiasis)

Infeksi akibat jamur dari keluarga Kandida, umumnya Candida albicans.

KANKER (Cancer)

Sekelompok besar penyakit yang bercirikan pertumbuhan dan penyebaran sel abnormal yang tak terkendali.

KAPOSI’S SARKOMA (Kaposi S Sarkoma)
Lihat Sarkoma Kaposi.

KARDIOVASKULAR (Cardiovascular)

Terkait jantung dan pembuluh darah.

KATETER (Catheter)

Buluh yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk mengeluarkan cairan atau memasukkan obat.

KEJADIAN (Incidence)

Angka munculnya kasus penyakit tertentu yang baru dalam populasi tertentu, sering dilaporkan sebagai jumlah kasus per 100.000 orang

KELELAHAN (Fatigue)

Rasa capek dan kurang bertenaga.

KELENJAR GETAH BENING (Lymph Node)

Organ kecil, bagian dari sistem kekebalan tubuh, yang berbentuk seperti kacang terletak di seluruh tubuh, terutama terdapat di leher, ketiak dan lipat paha.

KEMOTERAPI (Chemotherapy)

Pengobatan penyakit dengan bahan kimia.

KEPATUHAN (Adherence)

Penggunaan obat persis sesuai resep, yaitu dengan takaran benar, pada tepat waktu, dengan cara benar.

KEWASPADAAN UNIVERSAL (Universal Precautions)

Semua upaya pencegahan penularan penyakit di unit pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit, puskesmas, rumah bersalin dsb.

KOHORT (Cohort)

Kelompok orang yang semuanya mempunyai satu faktor bersama (mis. semua HIV-positif), yang diteliti selama waktu yang cukup lama.

KOINFEKSI (Co-infection)

Infeksi dengan dua infeksi secara bersamaan, mis. infeksi HIV bersamaan dengan TB atau hepatitis virus.

KOLESTEROL (Cholesterol)

Unsur serupa dengan lemak yang dipakai untuk membangun sel. Bila tingkatnya dalam darah berlebihan (hiperlipidemia), unsur ini menumpuk pada pembuluh darah, meningkatkan risiko penyakit jantung.

KOMPENSASI (Compensated)

Kerusakan pada suatu organ tubuh yang dapat dikompensasikan sehingga tidak ada pengaruh besar terhadap fungsinya Terkait hati, lihat Sirosis.

KOMPLEKS DEMENSIA AIDS (AIDS Dementia Complex, ADC)

Kemerosotan neurologis, dengan berbagai kejadian klinis yang meliputi hilangnya koordinasi gerak tubuh, suasana hati berubah-ubah, dan hilangnya kendali diri, dan akhirnya berlanjut pada kemerosotan kesadaran yang lebih luas.

KOMPLEKS MIKOBAKTERIUM AVIUM (MAC) (Mycobacterium Avium Complex)

Infeksi bakteri yang sejenis dengan TB.

KONSELING (Counselling)

Kegiatan memberikan pengetahuan, informasi, pemahaman yang dilakukan oleh seorang ahli kepada seseorang untuk memecahkan masalah.

KONTRAINDIKASI (Contraindication)

Alasan untuk tidak melakukan suatu tindakan medis, mis. kapan penggunaan suatu obat tidak disarankan.

KORESEPTOR (Co-receptor)

Lihat Reseptor.

KREATININ (Creatinin)

Produk buangan dari pencernaan protein, terdapat di air seni dan darah. Tingkatnya mengukur fungsi ginjal.

KRIPTOKOKUS (Cryptococcus)

Jamur yang menyebabkan semacam meningitis, sebuah infeksi oportunistik.

KRIPTOSPORIDIOSIS (Cryptosporidiosis)

Infeksi oportunistik yang disebabkan oleh protozoa kriptosporidium.

KRONIS (Chronic)

Bersifat menahun, tidak secara tiba-tiba.

KS

Lihat Sarkoma Kaposi.

LEHER RAHIM (Cervix)

Rahim bagian bawah berbentuk silindris yang menonjol di dalam lubang vagina.

LESI (Lesion)

Kerusakan, kehilangan jaringan tubuh karena cedera, infeksi atau akibat lain.

LEUKOPENIA

Kekurangan leukosit dalam darah.

LEUKOPLAKIA

Infeksi pada mulut yang disebabkan oleh virus Epstein Barr yang dapat terjadi cukup dini dalam perjalanan infeksi HIV.

LEUKOSIT (Leukocyte)

Sel darah putih.

LIAR (Wild)

Lihat Virus Liar.

LIMFADENOPATI (Lymphadenopathy)

Pembengkakan pada kelenjar getah bening.

LIMFOMA (Lymphoma)

Kanker pada kelenjar atau aliran getah bening.

LIMFOSIT (Lymphocyte)

Sel darah putih yang bertugas bagi pertahanan kekebalan tubuh. Ada di dalam darah dan getah bening.

LIMPA (Spleen)

Alat di dalam rongga perut di sebelah kiri atas yang berfungsi mengurai sel darah merah.

LIP (Lymphoid Interstitial Pneumonitis)

Masalah paru yang mempengaruhi penyerapan oksigen, umumnya dialami anak dengan HIV.

LIPID

Lemak.

LIPOATROFI (Lipoatrophy)

Kehilangan lemak dalam tubuh, sering dari pipi, kaki dan pantat. Lihat juga Lipodistrofi.

LIPODISTROFI (Lipodistrophy)

Perubahan pada bentuk tubuh, termasuk kehilangan atau kumpulan lemak, dan perubahan metabolik. Biasa disebut lipo.

LOG

Berkaitan dengan viral load di dalam kelipatan 10. Suatu perubahan log berarti kelipatan 10, baik bertambah atau pun berkurang (misalnya 10 menjadi 100 berarti penambahan 1 log).

LOKAL (Local)

Pengobatan yang diberikan pada tempat infeksi. Lihat juga Sistemik.

LONG-TERM NONPROGRESSOR (LNTP) (Long-Term Nonprogressor)

Orang yang sudah terinfeksi HIV bertahun-tahun (umumnya sedikitnya 7 tahun) tetap mempunyai jumlah CD4 yang stabil di atas 600, tidak mengalami IO, dan tidak harus memakai ART.

MAC

Lihat Kompleks Mikobacterium Avium.

MAKROFAG (Macrophage)

Sel pemakan berukuran besar yang sanggup menelan dan menghancurkan bakteri, benda asing dan sebagainya. Juga disebut monosit.

MALAISE

Keadaan lesu dan kurang sehat, seperti gejala flu.

MALIGNAN (Malignant)

Terkait tumor, cenderung mengarahan ke keadaan buruk.

MASA JENDELA (Window Period)

Tenggang waktu antara masuknya HIV ke dalam tubuh seseorang dengan munculnya antibodi terhadap virus tersebut. Tenggang waktu biasanya antara satu sampai enam bulan. Pada masa ini, hasil tes antibodi adalah negatif.

MASA PARO (Half-life)

Waktu yang diperlukan obat hingga tingkatnya dalam darah menjadi separo tingkat maksimal.

MEDIAN

Terkait statistik, nilai atau ukuran tengah, dengan separuh angka dalam lebih dan separuh kurang dari angka tersebut.

-MEGALI (-megaly)

Pembesaran. Mis. lihat Hepatomegali.

MENINGITIS

Infeksi pada lapisan urat saraf tulang belakang dan otak.

META-ANALISIS (Meta-analysis)

Analisis dengan data dari beberapa penelitian yang serupa (seperti uji coba terhadap satu jenis obat) digabung untuk mengambil hasil keseluruhan.

METABOLISME (Metabolism)

Reaksi fisik dan kimia yang membuat tenaga untuk tubuh. Juga proses penguraian obat.

METADON (Methadone)

Obat narkotik dipakai sebagai pengganti untuk heroin dalam pengobatan pecanduannya.

MIKOBAKTERIUM TUBERKULOSIS

Basil yang menyebabkan penyakit TB.

MIKOSIS (Micosis)

Penyakit yang disebabkan oleh jamur.

MIKROBA (Microbe)

Kuman. Organisme hidup yang hanya dapat dilihat melalui mikroskop, mis. bakteri, protozoa, virus dan jamur.

MIALGIA (Myalgia)

Rasa sakit pada otot.

MIELOPATI (Myelopathy)

Penyakit pada urat saraf tulang belakang.

MIOPATI (Myopathy)

Kelainan otot yang bersifat kelemahan, wasting, dan perubahan pada sel otot.

MITOKONDRIA (Mytochondria)

Bagian sel yang membuat tenaga untuk sel.

MOLEKUL (Molecule)

Bagian terkecil dari suatu zat yang masih memiliki sifat-sifat zat tersebut dan secara kimiawi dapat diuraikan menjadi beberapa atom.

MOLUSKUM (Molluscum Contagiosum)

Penyakit pada kulit dan selaput mukosa yang disebabkan oleh virus.

MONOSIT (Monocyte)

Lihat Makrofag.

MONOTERAPI (Monotherapy)

Penggunaan terapi atau obat tunggal dalam sebuah pengobatan.

MORBIDITAS (Morbidity)

Angka kesakitan.

MORTALIITAS (Mortality)

Angka kematian.

MRI SCAN

Pengamatan medis oleh alat yang memberi gambar jaringan di dalam tubuh.

MTCT (Mother-to-Child Transmission)

Penularan (HIV) dari ibu-ke-bayi dalam kandungan waktu persalinan atau melalui ASI.

MUKOSA (Mucous Membrane)

Selaput lendir dari jaringan setengah-dapat ditembus cairan yang menggarisi liang-liang atau saluran pada tubuh, yang memiliki gerbang bukaan ke arah luar tubuh (mis. garis mulut, vagina atau cuping hidung).

MUTASI (Mutation)

Perubahan sifat keturunan sel secara tetap, biasanya karena perubahan pada satu gen.

NADIR

Titik yang paling rendah.

NAIF (Nave)

(Terkait ART) Belum pernah memakai ARV.

NARKOBA (Drugs)

Singkatan dari Narkotik dan Bahan Berbahaya.

NARKOTIK (Narcotic)

Obat untuk menenangkan saraf, menghilangkan rasa sakit, menimbulkan rasa mengantuk.

NEFRO- (Nephro-)

Terkait dengan ginjal.

NEFROPATI (Nephropathy)

Kerusakan ginjal.

NEOPLASIA (Neoplasm)

Tumor. Tumbuhan pada jaringan yang tidak normal.

NEURALGIA

Rasa sakit pada saraf.

NEUROPATI (Neuropathy)

Penyakit akibat terganggu atau matinya urat saraf. Gejala biasa ditandai dengan kesemutan.

NEUTROFIL (Neutrophil)

Jenis sel darah putih yang mempunyai banyak inti sel yang berbintik-bintik.

NEUTROPENIA

Penurunan jumlah sel neutrofil dalam darah.

NHL

Non-Hodgins Lymphoma, semacam limfoma.

NRTI

Suatu golongan obat antiretroviral yang dipakai dalam kombinasi dengan antiretroviral lain. Senyawa sintetis yang menyerupai salah satu komponen RNA; Contohnya AZT.

NNRTI

Suatu golongan obat antiretroviral yang dipakai dalam kombinasi dengan antiretroviral lain. Seperti analog nukleosida, NNRTI menghalangi infeksi HIV ke sel baru. NNRTI menghalangi kerja reverse transcriptase. Contohnya nevirapine.

NON-NUCLEOSIDE REVERSE TRANSCRIPTASE INHIBITOR (NNRTI)

Lihat NNRTI.

NUCLEOSIDE REVERSE TRANSCRIPTASE INHIBITOR (NRTI)

Lihat Analog Nukleosida.

NUKLEUS (Nucleus)

Inti sel yang mengandung informasi genetik (DNA) organisme.

OBAT SULFA (Sulfa Drug)

Sejenis bahan kimia sintetis yang berasal dari sulfanilamide dan dipakai sebagai antibiotik.

OBESITAS

Kegemukan yang berlebihan.

ODHA

Orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

ON TREATMENT

Terkait uji coba klinis, analisis yang hanya memasukkan hasil dari peserta yang menyelesaikan pengobatan. (Lihat juga Intent-to-treat).

OPEN LABEL

Uji coba klinis dengan para peneliti dan peserta mengethaui siapa yang memakai pengobatan yang dalam perkembangan.

OPPORTUNISTIC INFECTION (OI) (Opportunistic Infection, OI)

Lihat Infeksi Oportunistik.

ORAL

Berkaitan dengan mulut. Untuk pengobatan berarti diberikan melalui mulut, dalam bentuk pil atau cairan.

OSTEOPENIA

Tulang menipis akibat zat mineral hilang dari kerangka tulang.

OSTEONEKROSIS (Osteonecrosis)

Kematian tulang, biasanya pada tulang paha, disebabkan oleh kehilangan aliran darah pada tulang.

OSTEOPOROSIS

Tulang kerepos, akibat terlalu banyak zat mineral hilang dari kerangka tulang.

P24

Protein HIV dalam lapisan bahan genetik HIV.

PAJANAN (Exposure)

Peristiwa yang menimbulkan risiko penularan.

PALIATIF (Palliative)

Cara perawatan yang meringankan penderitaan pada penyakit atau tahap yang tidak dapat disembuhkan.

PANKREAS (Pancreas)

Kelenjar ludah perut.

PANKREATITIS (Pancreatitis)

Radang pada pankreas. Gejala bisa meliputi sakit perut yang hebat, mual, sembelit (susah buang air besar), dan mungkin sakit kuning.

PAP SMEAR

Lihat Tes Pap.

PARASIT (Parasite)

Organisme yang hidup menumpang pada organisme lain dan merugikannya.

PATOGEN (Pathogen)


Bersifat dapat menimbulkan penyakit.

PATOGENESIS (Pathogenesis)

Perkembangan penyakit tertentu, termasuk kejadian yang akan timbul, jaringan atau organ tubuh yang dipengaruhi, mekanisme kerusakan dan jadwal kelanjutan penyakit.

PCP

Infeksi oportunistik pada paru yang dapat gawat.

PCR

Teknik laboratoris sensitif yang bisa mendeteksi dan menghitung viral load dalam darah.

PEDIATRIK (Paediatric)

Terkait pengobatan untuk anak.

PEGILASI (Pegylated)

Macam interferon yang mempunyai masa paro yang panjang dalam tubuh sehingga dapat disuntik hanya sekali seminggu.

PEMULIHAN KEKEBALAN (Immune reconstitution)


Perbaikan dalam fungsi sistem kekebalan tubuh sebagai akibat penggunaan ART.

PENASUN (IDU) (Injecting Drug User)

Pengguna narkoba suntikan.

PENELITIAN PROSPEKTIF (Prospective Study)

Sebuah penelitian yang lihat ke depan. Peserta dipilih dan perkembangannya dipantau selama jangka waktu tertentu.

PENELITIAN RETROSPEKTIF (Retrospective Study)

Sebuah penelitian berdasarkan rekam medis pasien, lihat ke belakang pada peristiwa yang terjadi pada masa lalu.

PENGALIHAN (Switching)

Perubahan rejimen setelah kegagalan terapi.

PENGGANTIAN (Substitution)

Penggantian satu (atau lebih) jenis obat dalam rejimen akibat toksisitas.

PENGUATAN (Boost)

Terkait ART, penggunaan ritonavir takaran rendah bersamaan dengan protease inhibitor (PI) lain untuk meningkatkan tingkat PI tersebut dalam darah, dengan demikian mengurangi takaran PI yang harus diminum.

PERIANAL

Sekitar dubur.

PERINATAL

Waktu pada saat dimulainya proses kelahiran sampai proses melahirkan tuntas.

PERKUTAN (Percutaneous)

Melalui kulit.

PGL (Persistent Generalized Limphadenopathy)

Lihat Limfadenopati Persisten Generalisata.

PI

Lihat Protease Inhibitor.

PLASEBO (Placebo)

Zat atau obat yang tidak menimbulkan efek pada tubuh (sering kali pil berisi gula). Zat ini diberikan pada salah satu kelompok sebagai pembanding, sementara kelompok lain diberikan obat sebenarnya. Hasil dari kedua kelompok itu kemudian dibandingkan.

PLASENTA (Placenta)

Organ dalam kandungan pada masa kehamilan, dengan fungsi pertukaran produk metabolisme dan produk gas antara peredaran darah ibu dan janin, serta produksi hormon.

PLASMA

Cairan tak berwarna yang menjadi bagian darah, dalam keadaan normal volumenya 5% dari berat badan. Cairan ini bekerja mengantarkan sel darah dan bahan gizi ke seluruh tubuh, membersihkan sisa-sisa metabolis dan menjadi wadah bagi sistem hubungan zat-zat kimia di dalam tubuh.

PML

Infeksi oportunistik yang diakibatkan oleh kambuhnya infeksi lama atau timbulnya infeksi baru dari virus JC.

PNEUMONIA PNEUMOCYSTIS (Pneumonia Pneumocystis (PCP))

Lihat PCP.

POLYMERASE CHAIN REACTION (PCR)

Lihat PCR.

PPD (Purified Protein Derivative)

Tes kulit untuk infeksi TB.

PREVALENSI (Prevalence)

Jumlah orang yang mengalami penyakit tertentu.

PRO-DRUG

Obat yang diuraikan menjadi bentuk yang aktif dalam tubuh. Lihat Fosforilasi.

PROFILAKSIS (Prophylaxis)

Mencegah infeksi atau penyakit dengan penggunaan obat atau tindakan medis lain.

PROFILAKSIS PASCAPAJAN (PPP) (Post-Exposure Prophylaxis/PEP)

Profilaksis untuk mencegah infeksi (HIV atau yang lain) setelah terjadi peristiwa berisiko.

PROFILAKSIS PRAPAJAN (PRPP) (Pre-Exposure Prophylaxis/PrEP)

Profilaksis untuk mencegah infeksi (HIV atau yang lain) sebelum terjadi peristiwa berisiko.

PROGNOSIS

Ramalan tentang jalannya penyakit.

PROGRAM TERAPI RUMATAN METADON (PTRM) (Methadone Substitution Program)

Program yang mengganti heroin yang dipakai oleh pecandu dengan metadon.

PROGRESSIVE MULTIFOCAL LEUKOENCEPHALOPATHY (PML)

Lihat PML.

PROTEASE

Enzim yang digunakan HIV untuk memotong protein besar menjadi protein yang lebih kecil di mana partikel HIV yang baru bisa dibentuk.

PROTEASE INHIBITOR

Suatu golongan obat antiretroviral yang dipakai dalam kombinasi dengan antiretroviral lain. Menghalangi pekerjaan enzim protease. Contohnya saquinavir.

PROTEIN

Molekul biologis yang sangat kompleks terdiri dari kombinasi asam amino. Setiap jenis protein mempunyai fungsi tersendiri. Enzim dan antibodi adalah contoh protein.

PROTOZOA

Mikrorganisme satu sel, seluruh fungsinya dilakukan oleh sel itu.

PROVIRUS

Bahan genetik HIV yang dipadukan dalam DNA sel induk (mis. sel CD4).

PRURITIS

Rasa gatal.

PUNGSI LUMBAL (Lumbar Puncture, Spinal Tap)

Proses mengambil cairan sumsum tulang belakang dengan jarum untuk dites.

Terapi Depresi

Depresi adalah penyakit suasana hati. Penyakit depresi lebih dari sekadar kesedihan atau duka cita. Depresi adalah kesedihan atau duka cita yang lebih hebat dan bertahan terlalu lama.

Ada berbagai penyebab depresi:

1. Peristiwa dalam kehidupan sehari-hari. Depresi yang disebabkan gangguan psikologi, seperti tekanan dari dalam diri sendiri menyangkut diri kita, misalnya tekanan saat menghadapi situasi yang tidak kita inginkan. Depresi karena gangguan sosial, seperti ditinggal istri atau suami, ditinggal pacar atau dijauhi teman.

2. Perubahan kimia dalam otak. Depresi disebabkan masalah biologis seperti gangguan hormonal dan perubahan sistem neurokimia di otak.

3. Efek samping obat

Kurang lebih 5-10% masyarakat umum mengalami depresi. Perempuan dua kali lebih mungkin mengalami depresi dibandingkan laki-laki. Hasil penelitian WHO di 14 negara menunjukkan wanita 2 kali lebih mudah terserang depresi. Untuk mencegahnya, tentu kita perlu mengetahui penyebab utama depresi

Menjadi depresi bukan tanda berjiwa lemah. Depresi tidak berarti kita gila. Kita tidak akan sekadar mengatasi depresi, menanganinya membutuhkan bantuan. Jangan menganggap kita pantas menjadi depresi karena kita menghadapi masalah dan jangan menganggap kita harus depresi karena kita mendapatkan tekanan hidup.

Gejala depresi berbeda-beda tergantung pada yang bersangkutan. Kebanyakan dokter mencurigai depresi bila pasien melaporkan bahwa dia merasa sedih atau kehilangan gairah untuk kegiatan sehari-hari. Kemungkinan kita depresi bila perasaan ini tetap berlanjut selama dua minggu atau lebih, dan kita juga mempunyai beberapa di antara gejala berikut:

1. Kelelahan atau merasa lamban dan lesu

2. Kesulitan konsentrasi

3. Gairah seks berkurang

4. Masalah tidur: bangun lebih pagi, atau tidur berlebihan

5. Merasa bersalah, tidak berharga, atau putus asa

6. Nafsu makan berkurang atau kehilangan berat badan

7. Makan berlebihan

Depresi dapat ditangani dengan perubahan pola hidup, terapi tradisional, dan/atau dengan pengobatan. Dokter dapat membantu memilih terapi atau kombinasi terapi yang paling cocok untuk kita. Jangan coba mengobati diri sendiri dengan alkohol atau narkoba karena zat ini dapat meningkatkan gejala depresi dan menimbulkan masalah lain.

Perubahan pola hidup dapat memperbaiki depresi pada sebagian orang. Perubahan ini termasuk:

1. Olahraga teratur

2. Berjemur pada sinar matahari

3. Penanganan stres

4. Konseling

5. Tidur teratur

6. Relaksasi

7. Meditasi

8. Terapi tradisional

Depresi adalah masalah yang mempengaruhi seluruh tubuh, dengan mengganggu kesehatan fisik, pikiran, rasa dan perilaku. Semakin cepat kita periksa, semakin cepat kita dapat merencanakan strategi yang sesuai untuk menghadapi masalah ini, yang sebetulnya adalah gangguan yang sangat nyata terhadap kesehatan.

Beberapa orang memperoleh hasil yang baik dari pijat, akupunktur dan olahraga. Bila ada kekurangan vitamin B6 atau B12, suplemen vitamin ini dapat membantu.

Accurate Heatlh Center Medan merupakan penggabungan antara pengobatan psikis dan fisik. Pengobatan psikis dapat berupa konsultasi psikologi atau konseling, hipnoterapi maupun psikoterapi bagi penderita depresi. Sedangkan pengobatan fisik lebih cenderung kepada pengobatan tradisional dengan menggunakan terapi akupunktur, terapi pijat maupun ramuan tradisional Cina.

Accurate Heatlh Center akan membantu anda dengan menemukan beberapa solusi dan terapi yang tepat bagi penderita depresi secara aman dan tanpa efek samping.

Hubungi Accurate Health Center Medan untuk mendapatkan penangananya.

"Accurate"
Health Center
Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Rabu, 28 September 2011

Pengaruh Kafein Pada Kesehatan Seksual Pria

Kopi, teh, atau makanan dan minuman yang mengandung kafein bisa berpengaruh pada kesehatan seksual pria. Pengaruhnya bisa baik atau buruk, tergantung dari cara dan jumlah konsumsinya.

Masih banyak perdebatan tentang aman/tidaknya konsumsi kafein terhadap kehidupan seks seseorang, khususnya pria. Beberapa studi menunjukkan, dalam dosis rendah, kafein bisa memberi dampak positif. Sebaliknya, bila dikonsumsi terlalu banyak, akibatnya bisa fatal.

Dampak Positif Kafein

Dalam jumlah cukup, kafein bisa meningkatkan daya ingat jangka pendek. Zat ini juga membantu melawan rasa cemas, kantuk dan membuat tubuh lebih aktif.

Singkatnya, kafein bisa meningkatkan stamina tubuh secara keseluruhan dan tentunya akan sangat berguna bila pria dan pasangannya akan bercinta di tempat tidur. Bahkan dalam dosis yang benar, kafein dipercaya bisa menyembuhkan disfungsi ereksi pada pria untuk sementara, sebelum melakukan pengobatan ke dokter.

Lalu, apa dampaknya bila konsumsi kafein berlebihan?

Dampak Negatif Kafein

Kafein merupakan zat adiktif. Jika dikonsumsi secara berlebihan, akan timbul berbagai gejala negatif. Kelebihan kafein bisa menyebabkan sakit kepala, lekas marah dan tubuh terasa lesu. Minum kopi sebelum tidur, bisa menyebabkan insomnia.

Dikutip dari Lifemojo, kadar kafein tinggi dalam tubuh bisa menstimulasi peningkatan kelenjar pada ginjal. Kelenjar ini akan menghantarkan hormon adrenalin pada otak dan tubuh. Adrenalin merupakan hormon yang dilepaskan saat seseorang mengalami stres atau panik.

Kadar hormon yang berlebihan ini akan memengaruhi performa seksual dan menurunkan gairah bercinta pada pria. Dalam jumlah di atas normal, kafein bisa menyebabkan seseorang lekas marah, depresi dan kegelisahan. Kondisi mental ini berakibat menurunnya libido.

Selasa, 27 September 2011

Khasiat Minyak Lintah Untuk Menambah Ukuran Penis

Hirudin Quest adalah ramuan minyak lintah alami tanpa menggunakan bahan kimia apapun sehingga aman digunakan, tanpa efek samping dan tidak menimbulkan alergi. Apapun jenis kulit anda (kering, berminyak, sensitif, dll). Hirudin Quest sangat cocok dan aman digunakan. Walaupun digunakan dalam jumlah banyak dan berkali-kali (sering/setiap hari). Hirudin Quest tetap aman dan tidak ada efek samping.

Hirudin Quest sangat berkhasiat mengatasi masalah orgasme pria. Bagi pria yang sering mengalami ejakulasi dini, Hirudin Quest dapat memperpanjang waktu orgasme pria, serta memperbesar/ memperpanjang ukuran penis.

Perhatian : Hirudin Quesat adalah untuk dioleskan pada kulit luar, tidak boleh diminum / dikomsumsi.

Cara Pemakaian :

1. Oleskan secara merata pada seluruh bagian penis (jangan kena lubang), lalu biarkan selama 15 - 45 menit agar ramuan dapat diserap sempurna oleh kulit. Setelah lebih kurang 5 menit, bagian yang dioleskan akan terasa hangat. Hal ini adalah biasa, berarti ramuan telah bekerja dengan baik.

2. Urutlah penis anda sejenak (sesuai gambar instruksi) agar penyerapan lebih sempurna.

3. Setelah 45 menit, cucilah penis anda dengan sabun dan bilas hingga bersih.

Sekali penggunaan Hirudin Quest, khasiatnya dapat bertahan sampai dengan 5 jam sejak pencucian. Hubungan intim dapat dilakukan setelah 30 Menit - 5 jam setelah pencucian.

Cara Kerja Hirudin Quest :

Setelah dioleskan secara merata pada kulit penis, ramuan akan segera menyerap ke dalam penis dan memperbesar pembuluh darah sehingga rongga pembuluh darah akan menekan ureter. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, oleskan Hirudin Quest lebih tebal pada bagian batang bawah, bagian atas dan kepala penis., Rasa Hangt yang ditimbulkan menandakan obat sudah meresap dan sedang bekerja.

Karena setiap orang memiliki kondisi yang berbeda, maka tipis tebalnya Hirudin Quest yang dioleskan juga berbeda. Jika ejakulasi dirasakan terlalu lama, maka kurangi ketebalan pengolesan. Sebaliknya jika ejakulasi dirasakan kurang lama, maka tambahkan ketebalan pengolesan. Setelah beberapa kali pemakaian, anda dapat mengetahui dosis yang terbaik untuk ada.

Hal yang perlu diperhatikan :

1. Jika anda tidak tahan dengan panas yang ditimbulkan, segera cucilah bagian yang telah dioleskan dengan sabun hingga bersih. Khasiat Hirudin Quest akan tetap ada, namun tidak semaksimal yang dibiarkan selama 15 - 45 menit.

2. Pengolesan Hirudin Quest akan terasa tidak terlalu panas jika digunakan pada ruang yang dingin (ruangan ber- AC).

3. Simpan Hirudin Quest di tempat yang kering dan sejuk, serta tutup botol dengan rapat.

4. Karena terbuat dari bahan alami, Hirudin Quest tidak ada batas kadarluasanya.

Hirudin Quest bisa di dapatkan di klinik kami yaitu Accurate Heatlh Center Medan.

"Accurate"
Health Center
Medan

Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Minggu, 25 September 2011

6 Kekuatan Dahsyat Dalam Diri Manusia

1. Kekuatan Impian (The Power of Dreams)

Untuk memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupan ini, setiap kita harus memiliki impian dan tujuan hidup yang jelas. Setiap kita harus berani memimpikan hal-hal terindah dan terbaik yang kita inginkan bagi kehidupan kita dan kehidupan orang-orang yang kita cintai.

Tanpa impian, kehidupan kita akan berjalan tanpa arah dan akhirnya kita tidak menyadari dan tidak mampu mengendalikan ke mana sesungguhnya kehidupan kita akan menuju.

2. Kekuatan dari Fokus (The Power of Focus)

Fokus adalah daya (power) untuk melihat sesuatu termasuk masa depan, impian, sasaran atau hal-hal lain seperti kekuatan dan kelemahan dalam diri, peluang di sekitar kita, sehingga lebih jelas dan mengambil langkah untuk mencapainya.

Seperti sebuah kacamata yang membantu seorang untuk melihat lebih jelas, kekuatan fokus membantu kita melihat impian, sasaran, dan kekuatan kita dengan lebih jelas, sehingga kita tidak ragu-ragu dalam melangkah untuk mewujudkannya.

3. Kekuatan Disiplin Diri (The Power of Self Discipline)

Pengulangan adalah kekuatan yang dahsyat untuk mencapai keunggulan. Kita adalah apa yang kita lakukan berulang-ulang. Menurut filsuf Aristoteles, keunggulan adalah sebuah kebiasaan.

Kebiasaan terbangun dari kedisiplinan diri yang secara konsisten dan terus-menerus melakukan sesuatu tindakan yang membawa pada puncak prestasi seseorang. Kebiasaan kita akan menentukan masa depan kita.

Untuk membangun kebiasaan tersebut, diperlukan disiplin diri yang kokoh. Sedangkan kedisiplinan adalah bagaimana kita mengalahkan diri kita dan mengendalikannya untuk mencapai impian dan hal-hal terbaik dalam kehidupan ini.

4. Kekuatan Perjuangan (The Power of Survival)

Setiap manusia diberikan kekuatan untuk menghadapi kesulitan dan penderitaan. Justru melalui berbagai kesulitan itulah kita dibentuk menjadi ciptaan Tuhan yang tegar dalam menghadapi berbagai kesulitan dan kegagalan.

Seringkali kita lupa untuk belajar bagaimana caranya menghadapi kegagalan dan kesulitan hidup, karena justru kegagalan itu sendiri merupakan unsur atau bahan yang utama dalam mencapai keberhasilan atau kehidupan yang berkelimpahan.

5. Kekuatan Pembelajaran (The Power of Learning)

Salah satu kekuatan manusia adalah kemampuannya untuk belajar. Dengan belajar kita dapat menghadapi dan menciptakan perubahan dalam kehidupan kita. Dengan belajar kita dapat bertumbuh hari demi hari menjadi manusia yang lebih baik.

Belajar adalah proses seumur hidup. Sehingga dengan senantiasa belajar dalam kehidupan ini, kita dapat terus meningkatkan taraf kehidupan kita pada aras yang lebih tinggi.

6. Kekuatan Pikiran (The Power of Mind)

Pikiran adalah anugerah Tuhan yang paling besar dan paling terindah. Dengan memahami cara bekerja dan mengetahui bagaimana cara mendayagunakan kekuatan pikiran, kita dapat menciptakan hal-hal terbaik bagi kehidupan kita.

Dengan melatih dan mengembangkan kekuatan pikiran, selain kecerdasan intelektual dan kecerdasan kreatif kita meningkat, juga secara bertahap kecerdasan emosional dan bahkan kecerdasan spiritual kita akan bertumbuh dan berkembang ke tataran yang lebih tinggi.

Semua dari kita berhak dan memiliki kekuatan untuk mencapai kehidupan yang berkelimpahan dan memperoleh hal-hal terbaik dalam kehidupannya.

Semuanya ini adalah produk dari pilihan sadar kita, berdasarkan keyakinan kita, dan bukan dari produk kondisi keberadaan kita di masa lalu dan saat ini.

Sebagaimana dikatakan oleh Jack Canfield dalam bukunya The Power of Focus, bahwa kehidupan tidak terjadi begitu saja kepada kita. Kehidupan adalah serangkaian pilihan dan bagaimana kita merespons setiap situasi yang terjadi pada kita.

Jumat, 23 September 2011

Meditasi dan Kesehatan

Batin manusia amat dipengaruhi jasmaninya.. Jika dibiarkan berperan semaunya dan melakukan pikiran yang tidak baik, maka akan mampu menciptakan kehancuran dan bahkan menyebabkan pembunuhan. Sebaliknya jika batin diliputi oleh pikiran yang baik dapat menyembuhkan jasmani yang sedang sakit. Jika batin dipusatkan pada pikiran yang baik dengan mengembangkan usaha benar dan pengertian yang benar, maka hasilnya tidak terbatas. Jadi batin yang bersih dan pikiran yang baik membuat hidup menjadi sehat dan santai.

Dr. Bernard Grad dari Mcgill University di Montreal melakukan suatu percobaan dengan susah payah yaitu jika seseorang penyembuh jasmani memegang sebotol air yang tertutup rapat dan air ini disiramkan ke bibit jelai maka akan tampak menyolok bahwa bibit-bibit tersebut tumbuh melebihi yang lain. Ini merupakan fakta yang mengejutkan karena jika pasien penyakit jiwa atau syaraf memegang sebotol air lalu menyiramkan ke bibit maka pertumbuhannya menjadi terganggu.

Kesimpulan Dr. Grad adalah ada suatu faktor X atau energi yang mengalir dari badan manusia yang mampu mempengaruhi pertumbuhan tanaman atau binatang. Keadaan batin manusia mempengaruhi dirinya. ‘Energi’ yang belum diakui tersebut mempunyai dampak luas bagi Ilmu Pengobatan, dari sifat-sifat penyembuhan sampai pada percobaan laboratorium, kata Dr. Grad.

Sebagaimana ditemukan olehnya bahwa batin mampu mempengaruhi benda, maka tidak sulit untuk menyimpulkan bahwa batinpun mampu mempengaruhi batin.

Jasmani kita bisa berada dalam kesehatan yang amat baik, namun batin sakit, digerogoti oleh penyakit yang berupa lobha, dosa dan moha serta berbagai pesona yang menyesatkan. Sebagian besar penyakit manusia berasal dari batinnya. Batin tidak saja menjadi penyebab penyakit melainkan juga menyembuhkannya. Pasien yang optimis lebih banyak mempunyai harapan sembuh daripada pasien yang pesimis. Catatan keyakinan pada penyembuhan menunjukan bahwa cara inilah yang menyembuhkan penyakit organis secara mendadak.

Batin amat peka dan merupakan gejala yang ruwet sehingga tidaklah mungkin kita temukan dua orang yang sama batinnya. Pikiran manusia diterjemahkan melalui kata dan perbuatan. Pengulangan kata-kata dan perbuatan menumbuhkan kebiasaan dan akhirnya membentuk watak. Watak adalah hasil dari kegiatan yang dijuruskan oleh pikiran, oleh sebab itu watak manusia berbeda-beda. Ahli Ilmu Jiwa seperti Carl G. Yung mengatakan ada dua tipe, introvert dan exstravert, yaitu orang yang lebih suka memperhatikan diri sendiri daripada orang lain serta orang yang lebih suka memperhatikan hal-hal yang ada di luar dirinya.

Jalan ke arah pembersihan batin (Visudhi Magga) menunjukan enam tipe watak (carita) yang meliputi banyak hal yang tidak berarti. Ada beberapa yang condong ke-nafsu keinginan, kebencian, kebodohan batin, keyakinan, kecerdasan dan keraguan. Karena adanya watak yang berbeda-beda maka subyek meditasinya pun disesuaikan (kammatthana). Orang menjumpai kammatthana ini disebutkan satu demi satu pada Kitab Suci Pali, khususnya mengenai kotbah Sang Buddha. Petunjuk tentang Jalan menuju Pembersihan Batin, (Visuddhi Magga) ada empat puluh macam. Mereka benar-benar merupakan resep obat bagi berbagai kekacauan batin manusia.

Di dalam kitab Majjhima Nikaya, salah satu dari lima Kitab Tipitaka asli yang berisikan petunjuk-petunjuk Sang Buddha, ada dua di antaranya (no 61 dan 62) berisikan nasehatNya kepada Rahula sewaktu mengajarkan Dhamma. Semuanya berisikan tentang meditasi. Pada wejangan yang ke 62 kepada Rahula, yang saat itu baru berusia delapan belas tahun, menarik sekali untuk diperhatikan bahwa Sang Buddha memberikan tujuh macam meditasi, yang intinya sebagai berikut :

Kembangkanlah meditasi cinta kasih (metta), maka itikad jahat akan lenyap.

Kembangkanlah meditasi belas kasihan (karuna), maka kekejaman akan lenyap.

Kembangkanlah meditasi simpati (mudita), maka antipati (ketidak senangan terhadap keberhasilan orang lain) akan lenyap.

Kembangkanlah meditasi keseimbangan batin (upekkha), maka kebencian akan lenyap.

Kembangkanlah meditasi dengan objek yang menjijikan (asubha), maka nafsu keinginan akan lenyap.

Kembangkanlah meditasi pada objek ketidakkekalan (anicca sañña), Rahula; dengan demikian maka kesombongan diri atau ke-Akuan (asmi - mana) akan lenyap.

Kembangkanlah meditasi pada objek yang keluar masuknya nafas (anapana sati), Rahula, perhatian pada keluar masuknya nafas ini bila dilatih dengan sungguh-sungguh dan teratur banyak memberi manfaat.

Sang Buddha tidak hanya menganjurkan kepada orang lain untuk melatih meditasi, akan tetapi Beliau sendiri telah terbiasa melakukannya untuk menciptakan suasana damai, tentram (ditthadhamma sukha vihari). Pada suatu waktu Sang Buddha bersabda : ‘Wahai para Bhikkhu, Aku akan menyendiri selama tiga bulan. Yang menemuiKu hanyalah yang mengantarkan makanan dan minumKu’. ‘Baik Yang Mulia’, jawab para Bhikkhu. Setelah tiga bulan Sang Buddha bersabda sebagai berikut :

‘Wahai para Bhikkhu, jika ada seseorang dari ajaran lain bertanya kepadamu Meditasi apa yang sering dilakukan oleh Samana Gotama selama musim hujan, maka jawablah dengan mengatakan ‘Sang Buddha sering menghabiskan waktu selama musim hujan dengan meditasi keluar dan masuknya napas’. ‘Dengan meditasi ini Aku mengeluarkan dan menarik napas dengan penuh perhatian. Orang yang berkata benar harus mengatakan; perhatian benar terhadap keluar dan masuknya napas merupakan cara hidup Sang Tathagata’.

Kita tidak perlu dan tidak mungkin menguasai empat puluh subjek meditasi. Yang penting adalah memilih salah satu di antaranya yang sesuai dengan dirinya. Akan sangat membantu jika mendapat bimbingan dari orang yang sudah terlatih dalam meditasi, buku-buku tentang meditasi juga akan dapat membantu. Sesungguhnya dalam hal ini kita harus dengan jujur mengenali watak sendiri, sebab bila tidak, kita tidak akan mampu memilih subjek meditasi yang tepat. Begitu pilihan telah diambil, kita harus tekun melatih diri dengannya. Meditasi adalah suatu ‘usaha yang dilakukan diri sendiri’.

Jika sibuk dengan urusan duniawi, kita tidak akan mudah memisahkan diri dan menyendiri di tempat yang sepi untuk waktu tertentu melakukan meditasi dengan serius setiap hari. Namun jika ada kemauan maka akan terdapat jalan. Pada waktu pagi hari atau sesaat menjelang tidur atau kapan saja jika batin telah siap, walaupun sebentar, kita menyatukan pikiran dan meningkatkan konsentrasi..

Jika kita mengembangkan perenungan yang tenang setiap hari maka kita akan mampu mengerjakan tugas kita dengan baik, dan lebih efisien. Kita mempunyai keberanian untuk menghadapi kesulitan, mudah puas dan lebih mudah berhasil. Cukup berharga untuk dicoba, namun kita harus cukup sabar, percaya diri dan mantap. Jika memungkinkan, meditasi harus dilakukan dengan teratur dan cukup, dan hendaknya jangan mengharapkan hasilnya dengan cepat. Perubahan kejiwaan tibanya perlahan-lahan.

Kamis, 15 September 2011

Agar Produksi Sperma Melimpah

Salah satu ciri sperma sehat jumlahnya mencapai 20 juta per mililiter sperma.

Memperhatikan kesehatan sperma sangat penting bagi pasangan yang tengah berencana memiliki buah hati. Sama halnya sel telur, kondisi sperma menentukan tingkat kesuburan.

Salah satu ciri sperma sehat adalah jika jumlahnya mencapai 20 juta per mililiter sperma atau air mani. Demi mempertahankan kesehatan sperma, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu, seperti dikutip dari laman Methods Of Healing.
1. Olahraga

Ketika tubuh Anda selalu dalam kondisi yang baik, jumlah kandungan sperma Anda pun akan baik. Mempertahankan kondisi tubuh mudah dilakukan dengan menerapkan olahraga teratur.

2. Ejakulasi

Atur waktu ejakulasi. Tunggu sampai tiga hari untuk ejakulasi lagi. Ejakulasi terlalu sering bisa memperburuk kualitas sperma.

3. Gizi seimbang

Dengan asupan nutrisi yang tepat, seorang pria dewasa bisa memaksimalkan kuantitas sperma. Hindari makanan pedas. Tingkatkan konsumsi sayuran seperti bayam, brokoli, asparagus, dan ganggang laut. Juga buah-buahan seperti tomat, semangka, jambu, dan anggur merah.

4. Air Putih

Tak ada fungsi organ yang berjalan normal saat tubuh kekurangan air. Dalam kondisi dehidrasi akibat kekurangan cairan, produksi hormon penghasil sperma akan terhambat. Takaran ideal, konsumsi air sedikitnya delapan gelas per hari.

5. Pola hidup sehat

Selain asupan nutrisi, kesehatan sperma juga dipengaruhi gaya hidup. Demi kuantitas dan kualitas sperma yang prima, hindari stres, konsumsi rokok dan alkohol. Kebiasan buruk semacam itu bisa merusak kualitas sperma. Pemakaian celana dalam yang terlalu ketat juga memperburuk kualitas sperma.

6. Bercinta di pagi hari

Kebiasaan ini seringkali dijadikan trik untuk mempercepat memiliki momongan. Saat bangun tidur di pagi hari, produksi sperma berada di tingkat tertinggi.

7. Berat badan ideal

Berat badan berlebih bisa memengaruhi kuantitas sperma. Pilih menu-menu diet terbaik yang menunjang perbaikan kualitas kesehatan sperma.

Penurunan jumlah sperma bisa terjadi karena sejumlah alasan. Selain kebiasaan mengenakan celana terlalu ketat, infeksi dalam tubuh juga dapat menurunkan kuantitas dan kualitas sperma. Menjadi penting berkonsultasi dengan dokter karena konsumsi obat-obatan jenis tertentu juga seringkali memengaruhi kualitas sperma.

Pengobatan Akupuntur Makin Diminati

Pengobatan dengan tusuk jarum atau yang dikenal dengan terapi akupuntur semakin diminati masyarakat, terutama oleh mereka yang mengerti bahaya zat kimia pada obat medik.

Wakil Ketua Perhimpunan Dokter Ahli Akupuntur Indonesia (PDAI) Sumatera Utara Prof Dr Amri Amir di Medan, Jumat (19/9), mengatakan, terapi akupuntur medik merupakan salah satu alternatif pengobatan, di samping pengobatan dokter umum dengan obat kimia atau herbal.

"Beberapa kasus penyakit yang ditangani dapat disembuhkan dengan terapi akupuntur medik secara rutin dan terpadu," katanya.

Ia mengatakan, teknik pengobatan akupuntur tersebut berasal dari Cina yang telah hidup ribuan tahun silam dan diyakini dapat mengobati berbagai macam penyakit serta untuk terapi kecantikan. Namun begitu, tidak sedikit masyarakat yang belum percaya dengan kemujaraban pengobatan metode akupuntur ini terlebih melihat peralatan yang digunakan.

Padahal sejak 1978, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan pengobatan akupuntur dalam pelayanan kesehatan di samping pengobatan kedokteran konvensional.

Sayangnya, pengobatan ini belum banyak dikenal masyarakat, karena itu PDAI terus berupaya menyosialisasikannya di masyarakat akan manfaat yang bisa diperoleh dari terapi menggunakan jarum ini.

Hubungi Accurate Health Center Medan untuk terapi akupunktur.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Kamis, 08 September 2011

Vegetarian Membantu Proses Penyembuhan Penyakit

Why Vegetarian ?

Believe it or not...?

Kandungan racun dalam 1 kg daging panggang setara dengan 600 batang rokok.
Saat dipanggang, daging menimbulkan racun yg disebut Benjopyrene (karsinogen yg sangat kuat) & Methylcholantherene, penyebab tumor ganas & kanker darah. Dalam daging terdapat banyak Nitrogen, racun bangkai, kolesterol, uric acid, urea, bakteri menular : Salmonella, racun kimia, racun DDT, racun antibiotika & sel yg rusak. Makan daging hewani bisa menyebabkan pengerasan pembuluh darah, osteoporosis, batu ginjal, batu empedu, penyakit jantung, kencing manis/diabetes, tekanan darah tinggi, pengerasan hati/liver, kanker, radang pancreas, radang persendian, wasir, dll.

Setelah hewan dibunuh, segera terbentuk zat pembusuk yg disebut ?Ptomaines?. Proses pembusukan telah dimulai sejak dari rumah jagal, sampai dijual, disimpan, disajikan hingga dimakan ! Dapat dipaham
i, berapa jauh proses pembusukan itu berlangsung ! Terbentuk betapa banyak zat 2x racun yg dapat menghancurkan organ 2x dalam tubuh kita !

Panjang usus manusia sekitar 6X tinggi badan manusia / sekitar 9 meter. Daging telah mengalami proses pembusukan terakhir ketika dimakan & semakin membusuk dalam perut manusia & pembusukan masih berlangsung lama dalam usus sehingga tercipta banyak racun yg memperberat kerja organ hati, hal ini menyebabkan pengerasan organ hati, terjadilah kanker hati, wasir, konstipasi.

Ketika hewan akan disembelih, susunan biokimia dalam tubuhnya mengalami perubahan yg sangat besar oleh karena rasa takut, rasa sakit, emosi tinggi, kepanikan, kesedihan, kebencian, dendam, dll sehingga terjadi produksi racun yg berlimpah yg mengalir ke seluruh tubuhnya. Menyebar & melekat ke seluruh sel daging. Menurut Institut Nutrisi di Amerika, daging & darah binatang tersebut penuh dengan racun yg mematikan.

MANFAAT MENJADI VEGETARIAN


1. Dapat digunakan sebagai program diet bagi beberapa penderita penyakit yang harus menghindarkan makanan berlemak tinggi atau yang mengandung kolesterol jahat.


2. Mengurangi kelebihan berat badan yang dapat memicu timbulnya beberapa penyakit lain seperti, serangan jantung atau darah tinggi.


3. Asupan gizi dan serat yang diterima tubuh dalam jumlah cukup sama dengan jumlah kalori yang dihasilkan produk daging. Selain keseimbangan gizi, makanan vegetarian juga menyehatkan proses pencernaan dalam tubuh karena serat dari sayuran maupun buah.


4. Membantu proses metabolisme tubuh dan membuat kerja dari usus maupun lambung tidak terlalu berat dalam melakukan pengolahan.


5. Tambahan: lebih hemat karena harga makanan nabati biasanya lebih murah dibanding makanan hewani/daging.


6. Membuat kita sehat lahir dan batin serta memperpanjang usia hidup kita karena makanan hewani seperti daging umumnya dapat mempersempit pembuluh darah sehingga nutrisi dan oksigen terganggu yang akibatnya akan menurunkan sistem kekebalan tubuh.


7. Wanita yang akan menopause tidak akan tersiksa karena makanan kacang kedelai, apel, cheri, korma, zaitun, dsb yang kaya fitoestrogen alami.


8. Makanan nabati membantu penyembuhan penyakit kronis dan berbahaya seperti kanker dan jantung. Selain itu kita bisa terhindar dari penyakit pencernaan seperti sembelit, wasir, kanker usus, dsb.


Jumat, 15 Juli 2011

Khasiat Madu

Madu adalah makanan yang mengandung aneka zat gizi seperti karbohidrat , protein , asam amino, vitamin, mineral, dekstrin , pigmen tumbuhan dan komponen Aromatik. Bahkan dari hasil penelitian ahli Gizi dan pangan ,madu mengandung karbohidrat yang paling tinggi diantara produk ternak lainnya susu, telur , daging, keju dan menterga sekitar (82,3% lebih tinggi) Setiap 100 gram madu murni bernilai 294 kalori atau perbandingan 1000 gram madu murni setara dengan 50 butir telur ayam atau 5,675 liter susu atau 1680 gram daging. Dari hasil penelitian terbaru ternyata zat-zat atau senyawa yang ada didalam madu sangat komplek yaitu mencapai 181 jenis .

Khasiat madu telah dikenal sejak jaman Mesir Kuno . Bahkan Ratu Cleopatra telah menggunakan untuk merawat kesehatan dan kecantikannya.
Selain itu juga madu dipergunakan untuk ramuan pembalseman ( embalming ) untuk mengawetkan Mummi Raja-raja Mesir Kuno.
Tradisi orang Jepang adalah meminum madu setiap malam agar bangun tidur dalam keadaan segar dan sehat.

Salah satu keunikan madu adalah karena madu mengandung zat antibiotik . Hal itu hasil penelitian Peter C Molan ( 1992 ) , peneliti dari Departement of Biological Sciences, University of Waikoto , Selandia Baru. Menurutnya Madu terbukti mengandung zat antibiotik yang aktif melawan serangan berbagai kuman patogen penyebab penyakit.

Selain itu juga peneliti dari Departement of Biochemistry , Faculty of Medicine , University of Malaya di Malaysia, Kamaruddin (1997) juga menyebutkan Bahwa di dalam madu terkandung zat anti mikrobial, yang dapat menghambat penyakit.

Beberapa penyakit infeksi oleh berbagai patogen yang dapat dicegah dan disembuhkan dengan minum madu secara teratur diantaranya : Infeksi saluran pernafasan atas (ISPA),batuk, demam, penyakit luka tukak lambung, infeksi saluran pencernaan , penyakit kulit.

Seiring dengan meningkatnya perkembangan Ilmu pengetahuan dan Teknologi , maka kadang sering dimanfaatkan untuk tindak kejahatan. Seperti misalnya pemalsuan madu, yaitu dengan mencampur sedikit madu asli dengan gula tebu atau gula merah dan ditambahkan asam sitrat untuk rasa asamnya serta enzim untuk menimbulkan kesan.

Selain itu masih ada pandangan yang salah atau keliru tentang kualitas madu . Ada yang menganggap bahwa madu yang baik adalah yang menimbulkan letusan ketika tutupnya di buka atau yang tidak di kerumuni semut. Justeru madu tersebut telah rusak terfermentasi oleh enzim dan mengarah kepada terjadinya gas dan alkohol itulah sebabnya semut tidak mau mendekatinya.

Pada saat ini masyarakat lebih mengenal Madu Arab, Madu Kalimantan atau Madu Sumbawa. Padahal mutu dan kualitas madu sangat tergantung pada asal nektar bunga yang dihisap oleh lebah. Sehingga penamaan yang lazim dikenal saat ini adalah bukan hanya lagi dari asal tempat diproduksi seperti yang disebutkan diatas, tetapi dari asal nektar seperti Madu Bunga Randu ( Ceiba petandra ), Madu Bunga Kopi ( Coffea arabica ), Madu Bunga Klengkeng ( Euphoria longana sp ), Madu Bunga Rambutan ( Nephelium lappaceum ), Madu Aneka jenis bunga ( Mix Flower ), Madu Bunga Durian ( Durio sp ), Madu Bunga Kelapa ( Cocos nucifera ), dsb. Masing-masing madu dari aneka jenis tumbuhan ini memiliki aroma yang khas dan khasiat yang berbeda-beda.

Kandungan Madu :
Madu memiliki komponen kimia yang memiliki efek koligemik yakni asetilkolin. Asetilkolin berfungsi untuk melancarkan peredaran darah dan mengurango tekanan darah. Gula yang terdapat dalam madu akan terserap langsung oleh darah sehingga menghasilkan energi secara cepat bila dibandingkan dengan gula biasa.
Disamping kandungan gulanya yang tinggi (fruktosa 41,0 %; glukosa 35 %; sukrosa 1,9 %) madu juga mengandung komponen lain seperti tepung sari dan berbagai enzim pencernaan. Disamping itu madu juga mengandung berbagai vitamin
seperti vitamin A, B1, B2, mineral seperti kalsium, natrium, kalium, magnesium, besi, juga garam iodine bahkan radium. Selain itu madu juga mengandung antibiotik dan berbagai asam organic seperti asam malat, tartarat, sitrat, laklat, dan oksalat. Karena itu madu sangat tinggi sekali khasiatnya.

Jenis-jenis Madu:
Kualitas madu umumnya ditentukan dari asal bunga seperti Mix Flower ( Aneka bunga hutan ), Madu Bunga Klengkeng, Madu bunga Kopi , Madu Bunga Rambutan, Madu bunga Kapuk dsb.
Berdasarkan informasi penelitian madu yang termanis berasal dari nektar bunga Rambutan (Nephelium lappaceum ).
Berdasarkan riset dan penelitian yang telah dilakukan oleh para ahli dibidang Biologi, Kimia dan Kedokteran . ternyata madu memiliki manfaat dan khasiat yang banyak bagi kehidupan manusia, diantaranya adalah :

Khasiat dan Manfaat Madu :
Madu dapat dikonsumsi oleh segala tingkatan ,dari Janin hingga Orang tua.
1. Janin : Madu dapat memperkuat janin yang lemah dalam kandungan ( rahim ).
2. Ibu Hamil : Madu membantu menjaga stamina dan kesehatan selama mengandung bayi, dan membantu asupan gizi yang tinggi bagi pertumbuhan janin yang sehat selama dalam kandungan
3. Bayi : Membantu perkembangan otak bayi, karena setiap harinya otak terus berkembang sampai dengan usia 5 tahun. Untuk itu ia membutuhkan gizi yang tinggi. Pertumbuhan dan perkembangan otak sangat terkait dengan kecerdasan pikiran (IQ ) dan kecerdasan mental ( EQ ) . Hal ini dapat dilihat dewasa ini aneka produk makanan tambahan baik susu atau bubur bayi yang di formulasikan dengan madu seperti Dancow , Frisian Flag , Sustagen ,dsb . Untuk itu kenapa tidak kita berikan saja bagi buah hati kita yang terbaik ,yaitu madu .
4. Anak-anak : membantu agar nafsu makan meningkat ( adanya unsur vitamin B yang lengkap dalam madu), sehingga anak tumbuh sehat , lincah dan riang serta tahan penyakit. ( H.Mohamad , 2002 )
5. Remaja : Khasiat madu pada akil baligh remaja membuat tumbuh sangat cepat ,gizi yang baik dan teratur akan membuat pertumbuhan tubuh menjadi sempurna.
6. Dewasa : Tingkat kelelahan dan pekerjaan yang menumpuk mengakibatkan stress sehingga tubuh menjadi lemah dan mudah terserang penyakit . Dalam hal ini para pekerja pabrik yang bekerja keras seharian penuh ( long shift ) tanpa zat gizi yang memadai rawan terjangkiti penyakit seperti thypus , radang , serta infeksi bakteri lainnya maka dalam hal ini Madu adalah makanan tambahan terbaik.
7. Lanjut Usia : Madu adalah makanan terbaik yang sangat diperlukan bagi manula , karena madu adalah sumber energi dan gizi yang dapat diserap langsung oleh tubuh , dimana pada usia tersebut organ pencernaan kita sudah mulai berkurang fungsinya ( Kesehatan 2001 ).

Resep Tradisional Madu:

1. Kerontokan rambut
Orang yang mengalami kerontokan rambut atau kebotakan dapat memakai campuran minyak zaitun panas, 1 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis sebelum mandi. Oleskan di kepala dan diamkan selama kira-kira 15 menit setelah itu baru dibasuh. Penelitian itu juga membuktikan ramuan yang didiamkan dikepala selama 5 menit pun tetap efektif.

2. Infeksi kandung kemih
Campurkan 2 sendok makan bubuk kayumanis dan 1 sendok teh madu ke dalam segelas air suam-suam kuku. Setelah itu diminum. Ramuan ini membunuh kuman-kuman dalam kandung kemih.

3. Sakit gigi
Buat campuran 1 sendok teh bubuk kayu manis dan 5 sendok teh madu.

4. Kolesterol
Kadar kolesterol darah dapat diturunkan dengan 2 sendok makan madu dan 3 sendok teh bubuk kayu manis yang dicampur dalam 16 ounce (16 kali 28 gram kira kira 1 pon = 454 gram) air teh. Ramuan ini dapat mengurangi kadar kolesterol dalam darah sampai 10 persen dalam 2 jam. Madu murni yang diminum sehari-hari meringankan gangguan kolesterol.

5. Pilek
Pilek ringan dan berat dapat disembuhkan dengan 1 sendok makan madu suam-suam kuku dan � sendok teh bubuk kayu manis setiap hari selama 3 hari. Ramuan ini dapat menyembuhkan hampir semua batuk dan pilek kronis serta membersihkan sinus.

6. Mandul
Pengobatan Yunani dan Ayurveda telah menggunakan madu selama bertahun-tahun untuk memperkuat semen (air mani = sperma) para pria. Dua sendok makan madu yang diminum secara teratur sebelum tidur akan berefek menyuburkan. Wanita Jepang, Cina dan Asia Timur yang sulit hamil dan ingin memperkuat rahim, lazim mengkonsumsi bubuk kayu manis sejak berabad-abad lalu.
Wanita yang sulit hamil sebaiknya sesering mungkin mengoleskan madu dan sesendok teh bubuk kayu manis pada gusinya. Kayu manis akan bercampur dengan air ludah dan memasuki tubuh. Ada pasangan suami istri dari Maryland tidak memiliki keturunan selama 14 tahun dan nyaris putus asa. Ketika mengetahui khasiat kayu manis dan madu, mereka mengkonsumsi ramuan tersebut. Sang istri mulai mengandung dan melahirkan bayi kembar.

7. Sakit perut
Madu yang dicampur bubuk kayu manis dapat mengobati sakit perut. Juga dapat membersihkan perut, serta menyembuhkan bisul sampai ke akar-akarnya.

8. Kembung
Penelitian yang dilakukan di India dan Jepang menyatakan bahwa madu yang diminum bersama kayu manis dapat mengurangi gas dalam perut.

9. Bau napas
Satu sendok teh madu dan bubuk kayu manis yang dicampur dalam air panas dapat membuat nafas tetap segar sehari penuh. Orang Amerika Selatan biasa meminum ramuan tersebut di pagi hari.

10. Sakit kepala sinus
Minum campuran madu dan juice jeruk dapat menyembuhkan sakit kepala karena sinus.

11. Kelelahan
Studi terakhir menunjukkan bahwa kandungan gula dalam madu lebih bermanfaat daripada merugi-kan bagi tubuh. Warga usia lanjut yang mengkonsumsi madu dan bubuk kayu manis dengan ukur-an sama, terbukti lebih bugar dan fleksibel. Penelitian Dr. Milton membuktikan � sendok makan madu yang diminum bersama segelas air dan ditaburi bubuk kayu manis dapat meningkatkan vitali-tas tubuh dalam seminggu. Ramuan tersebut diminum setiap hari setelah menggosok gigi dan jam 3 sore pada saat vitalitas tubuh menurun.

12. Kanker
Riset terakhir di Jepang dan Australia menunjukan bahwa kanker perut dan tulang stadium lanjut dapat disembuhkan dengan madu dan kayu manis. Pasien cukup minum 1 sendok makan madu dengan 1 sendok teh bubuk kayu manis selama sebulan 3 kali sehari.

13. Kelebihan berat badan
Minum segelas air yang direbus bersama madu dan bubuk kayu manis setiap pagi � jam sebelum sarapan atau saat perut masih kosong. Bila dilakukan secara teratur dapat mengurangi berat badan, bahkan bagi orang yang sangat gemuk, minum ramuan ini secara teratur akan mencegah lemak terakumulasi dalam tubuh, meski tetap makan makanan kalori tinggi.

14. Influenza
Ilmuwan Spanyol telah membuktikan bahwa madu berisi kandungan alami yang membunuh kuman influenza dan menyembuhkan pasien dari flu. Maka minumlah madu ketika akan flu.

15. Jerawat
Oleskan 3 sendok makan madu dan 1 sendok teh bubuk kayu manis pada wajah sebelum tidur. Basuh keesokan harinya dengan air hangat. Bila dilakukan rutin setiap hari selama 2 minggu, akan menyembuhkan jerawat sampai ke akar-akarnya.

16. Infeksi kulit
Ambil 1 bagian madu dan 1 bagian bubuk kayu manis, oleskan pada bagian kulit yang sakit.

17. Mencegah penuaan
Teh yang dicampur madu dan bubuk kayu manis dan diminum tiap hari dapat mencegah penuaan. Ambil 4 sendok madu, 1 sendok bubuk kayu manis dan 3 cangkir air kemudian rebus seperti mem-buat teh. Minumlah sebanyak 4 kali sehari. Ramuan ini membuat kulit segar dan halus serta men-cegah penuaan. Harapan hidup juga bertambah

18. Arthritis (radang sendi / Encok)
Ambil 1 bagian madu dan 2 bagian air suam-suam kuku. Tambahkan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis. Campur madu, air suam-suam kuku dan bubuk kayu manis. Pijat ke bagian yang sakit secara perlahan. Rasa sakit akan berkurang dalam waktu 1-2 menit. Atau penderita arthritis dapat minum 1 cangkir air panas dengan 2 sendok madu dan 1 sendok teh kecil bubuk kayu manis setiap hari, pagi dan malam.
Bila diminum teratur, ramuan ini dapat mengobati penyakit arthritis kronis. Penelitian terakhir Copenhagen University menggunakan campuran 1 sendok makan madu dan � sendok teh bubuk kayu manis yang diberikan kepada pasien sebelum sarapan. Hasilnya dalam seminggu 73 dari 200 pasien yang diobati sembuh total. Kebanyakan pasien yang tidak dapat berjalan atau bergerak karena arthritis dapat berjalan tanpa rasa sakit.

19. Penyakit jantung
Oleskan madu dan bubuk kayu manis pada roti pada waktu sarapan setiap harinya. Madu dan kayu manis mengurangi kolesterol dalam pembuluh arteri, dan mengurangi resiko serangan jantung. Orang yang sudah terkena serangan jantung bila mengkonsumsi madu dan kayu manis setiap hari dapat terhindar dari serangan jantung kedua.

Konsumsi madu dan kayu manis secara teratur dapat memperlancar pernapasan dan memperkuat detak jantung. Panti Wredha (jompo) di Amerika dan Kanada, berhasil mengobati penghuninya yang memiliki gangguan pembuluh darah karena tersumbat, dan berkurang fleksibilitasnya karena usia, dengan ramuan tersebut.

Keterangan :
Bagi orang yang jarang minum madu reaksi / efek samping yang umumnya terjadi adalah diare , tetapi hal ini akan hilang dengan sendirinya. Banyak orang yang minum madu tatkala sakit saja. Tetapi bukankah mencegah lebih murah dari mengobati ,apalagi dalam kondisi krisis moneter saat ini, ditengah biaya rumah sakit dan obat yang semakin melambung tinggi.

Jika anda mempunyai gangguan kesehatan, maka "Accurate" Health Center yang berpusat di Kota Medan menawarkan pengobatan akupunktur yang dapat membantu anda mengobati penyakit anda secara tradisional, aman dan tanpa efek samping. "Accurate" Health Center Medan juga menawarkan penjualan madu asli yang berasal dari hutan di Indonesia.

Hubungi Accurate Health Center Medan untuk pembelian madu asli.

"Accurate" Health Center Medan
Jl. Tilak No. 76 (Simpang Demak)
Telp. (061) 7322480
Medan

Website : Http://www.accuratehealth.blogspot.com

Jumat, 24 Juni 2011

Beberapa Manfaat Menarik Nafas Panjang dan Dalam

Menarik napas dalam-dalam adalah hal penting bagi kesehatan fisik maupun emosi. Tetapi, karena bernapas cenderung dianggap sebuah refleks menyebabkan aktivitas menghirup napas secara dalam sering dilupakan.

Mulai sekarang, luangkan waktu sejenak untuk menarik napas dalam-dalam hingga Anda merasa ada udara melewati hidung melalui perut hingga keluar lewat mulut. Ketahui manfaat lainnya dari menarik napas dalam-dalam, seperti dikutip dari Reader Digest.

Menurunkan tekanan darah
Bernapas secara dalam merangsang munculnya oksida nitrat alami yang berfungsi membuat seseorang lebih tenang. Zat tersebut akan memasuki paru-paru bahkan pusat otak, sehingga tekanan darah yang dalam keadaan tinggi bisa menurun.

Memperlambat denyut jantung
Saat kondisi emosi meninggi dan detak jantung terasa cepat, tariklah napas dalam-dalam. Cara ini bisa sangat efektif menurunkan detak jantung saat kondisi Anda sedang stres. “Ambil napas dalam-dalam dengan benar, lakukanlah sebanyak tiga kali. Detak jantuk dan tekanan darah pun akan menurun,” kata Dr. Abramson.

Menurunkan amarah
Ambil napas secara dalam ketika Anda mulai merasa emosi sedang meninggi. “Saat marah, tubuh akan merasa tertekan, dengan bernapas secara dalam bisa menurunkan emosi dan tekanan yang muncul,” kata Robert Nicholson, Ph.D., asisten profesor dari Saint Louis University.

Mencegah makan berlebihan
Stres adalah salah satu pemicu utama nafsu makan. Agar tidak makan berlebihan ketika stres, Anda bisa mengatasinya dengan latihan pernapasan. Ketika nafsu makan muncul saat stres, ambil napas secara perlahan dan singkirkan makanan dari pikiran dan fokuslah untuk relaksasi.

8 Alasan Kenapa Orang Perlu Dipijat

Bagi kebanyakan orang Indonesia, pijat sudah jadi kebutuhan saat badan terasa lelah atau sakit. Tapi memang ada alasan kenapa orang perlu dipijat. Jadi pijat bukan hanya sekedar hobi atau kebiasaan saja.

Mendapatkan pemijatan yang tepat dan dilakukan oleh orang yang memang benar-benar tahu cara memijat akan memberikan banyak manfaat, terutama untuk relaksasi santai dan menghilangkan stres.


Pijat ada yang dilakukan dengan cara tradisional, moderen atau campuran keduanya, serta ada juga yang mengembangkan pemijatan untuk terapeutik.

Seperti dikutip dari Healthmad dan Buzzle, Rabu (24/11/2010) ada beberapa hal yang membuat setiap orang perlu dipijat, yaitu:

1. Pijat secara signifikan dapat mempengaruhi sistem saraf perifer, meningkatkan rangsangan dan konduksi impuls saraf, melemahkan dan menghentikan rasa sakit dengan mempercepat proses regenerasi (pemulihan) saraf yang cedera, serta mencegah gangguan pembuluh darah dalam hal komunikasi dan suplai.

2. Pijat mempengaruhi jaringan tubuh untuk memperluas kapiler dan kapiler cadangan. Hal ini akan meningkatkan aliran darah ke jaringan dan organ, meingkatkan proses reduksi oksidasi, memfasilitasi jantung dan berkontribusi terhadap redistribusi darah dalam tubuh. Serta memberikan sedikit peningkatan jumlah trombosit, leukosit, eritrosit dan hemoglobin tanpa mengganggu keseimbangan asam-basa.

3. Pijat mempercepat aliran getah bening yang meningkatkan gizi jaringan, mengurangi stasis pada sendi serta organ dan jaringan lain.

4. Pijat memiliki efek fisiologis yang beragam terhadap kulit dan fungsinya, seperti membersihkan saluran keringat, kelenjar sebaceous, meningkatkan fungsi sekresi, ekskresi dan pernapasan kulit. Setelah dipijat kulit akan menjadi lebih kenyal seta meningkatkan pengaruhnya terhadap suhu (sensitifitasnya menurun terhadap suhu dingin).

5. Pijat bisa membuat otot menjadi fleksibel, meningkatkan fungsi kontraktil yang mempercepat keluarnya metabolit (hasil metabolisme). Hal ini tergantung dari seberapa kuat dan cepat pijat yang dilakukan.

6. Pijat membantu mengeluarkan cairan yang terdapat di dalam otot-otot dan memulihkan keadaan normalnya.

7. Piijat membantu memperbaiki sirkulasi dan menurunkan tekanan darah. Karena sirkulasinya membaik, maka pada gilirannya organ-organ yang ada di dalam tubuh akan berfungsi dan bekerja lebih baik.

8. Pijat bisa membantu mengatasi nyeri otot superfisial dan memperbaiki postur tubuh yang buruk, hal ini karena pijat dapat bekerja memanipulasi otot dan sendi.

Seseorang tidak perlu terlalu banyak mendapatkan pijat. Efek terapi dan santai yang didapatkan dari pijat sangat baik untuk tubuh, karenanya setiap orang perlu mendapatkan pemijatan yang baik.